(020) More than skin deep…

(Catatan: Episode ini mungkin mengandung hal-hal sensitif tentang pencitraan fisik. Sangat diharapkan untuk membacanya dengan pikiran terbuka karena ini hanyalah penuturan pribadi berdasarkan pengalaman penulis. Mohon maaf jika ada pemilihan kata yang kurang berkenan. Terima kasih)

IMG_8512IMG_8520

Barranquilla di akhir Maret 2011, las mamacitas (begitulah teman-teman menyebut diri sendiri) janjian ngopi bareng di sebuah cafe. Ini kegiatan rutin mingguan untuk saling bertemu karena meski satu kota, kami sebetulnya punya kegiatan masing-masing karena minat yang berbeda-beda. Namun ada satu persamaan yang membuat kami sering jalan, faktor suami, entah itu beda kewarganegaraan seperti Daniela yang asli Kolombia sementara suaminya orang Kanada, sama-sama kewarganegaraan asing tapi sedang bertugas di Kolombia seperti Tess dan Matt yang dua-duanya dari Australia, atau gabungan dari kedua faktor tersebut seperti saya atau Irma, istri orang Indonesia, suami orang Australia, tinggal di Kolombia karena tugas suami.

Siang itu tidak semuanya bisa datang, Daniela salah satunya yang tiba belakangan. Dia tampak gelisah sekali seolah-olah dunianya sedang runtuh. Saya tanya ada apa. Dia pun bercerita dengan bahasa Inggrisnya yang berlogat Spanyol.
“Oh…, I’m so upset. I was supposed to see the doctor yesterday to get my eyes fixed, but I mixed up my calendar, I thought it was this morning. When I went there, They told me I missed it. And I need my eyes to be fixed immediately… And they booked me for next week! Oh…NO!!!”
Saya langsung merasa ikut prihatin, terbayang ‘kan kalau dia sakit mata sehingga penglihatannya jadi berkurang. Saya bilang: “Oh…that’s not good…. I’m sorry to hear about that. What’s wrong with your eyes? Are you okay? Can you see clearly?”
Daniela yang tadinya cemberut langsung cengengesan. “Oh no…no…, don’t worry… My sight is just fine.. I’m talking about my eyelids… They are going down and looking bad…, you see..? I’m 37 and getting old…(sambil pasang muka suram) I got to have these eyelids fixed immediately, so I can look pretty and young again…!”
Meski sempat melongo beberapa detik setelah mendengar hal ini, saya berusaha keras untuk tidak bereaksi konyol, apalagi sampai mengatakan hal-hal bodoh, dan tetap berada pada nada “prihatin”. Sambil memperhatikan kelopak matanya yang katanya “turun” tapi bagi saya tampak baik-baik saja, saya bilang: “You’re 37..?!? You look much younger than your age… Mukanya mulai berseri-seri lagi… Well, I hope you will catch your appointment next week just in time. I know you might not want to hear this, but until then I think you’ll look as lovely as you always do..” Dan matahari pun bersinar lagi di wajahnya… “Oh thank you, Emmy… That’s very nice of you… Yes, I’ve noted it well this time..” Saya tidak bermaksud mengada-ada ketika bilang dia tampak lebih muda dari usianya. Bagi saya, Daniela adalah salah satu perempuan yang masuk kategori cantik di atas rata-rata, apalagi dengan tampilannya yang seperti Eva Longoria habis mandi sinar matahari di pantai tropis nan eksotis, sehingga saya tak habis pikir kenapa begitu kuatir dibilang jelek karena kelopak mata yang menurut dia “turun”…

Sementara itu Tess dan Laura sedang bicara soal perawatan implan payudara. Mereka berdua sudah melakukan operasi pembesaran payudara di Australia beberapa tahun sebelumnya dan sedang mempertimbangkan untuk melakukan perawatan pemeliharaannya di Kolombia saja karena jauh lebih murah dengan kualitas yang kurang lebih sama. Sofia rupanya juga sedang mempertimbangkan hal yang sama untuk implan silikon di bokongnya. Saya yang masih tercengang dengan urusan kelopak matanya Daniela, mendengarkan mereka bicara soal ini dengan begitu terbukanya bikin saya lebih melongo lagi (untung hanya dalam hati melongonya) Saya jadi pendengar yang antusias saja sambil berpikir: baru tahu kalau implan silikon itu ada perawatan lanjutannya juga, saya kira sehabis operasi sudah selesai urusan.

Kemudian kami pun bicara banyak hal lainnya dan tak lama kemudian acara nongkrong pun selesai dan kami semua pulang. Ketika kami semua sedang di tempat parkir, saya harus melalui sebuah area sempit antara tembok pagar dan bagian belakang mobil. Karena lumayan sempit, saya harus melaluinya dengan memiringkan badan, sambil bercanda saya bilang: “Ohhh…!!! So narrow..!!! I think I might need to trim my mid section…” Dan dengan spontan, Tess menanggapi serius: “Are you okay? If you want to have your mid section “fixed”, I know a clinic that can do that. Do you want the number..?” Saya hanya bisa melongo (lagi) untuk beberapa detik sampai akhirnya dengan senyuman yang paling manis saya bilang: “Oh well… I’ll be alright. Just needed to hold my breath and pull my tummy for few seconds…hehehe… But yeah…thanks anyway…”

Perjalanan pulang kali ini saya diantar Irma (dengan sopir merangkap bodyguard itu tentunya). Di mobil kami masih ngobrol ngalor ngidul lagi, dan salah satunya tentang cosmetic surgery ini. Irma bilang dia paham kalau saya terkaget-kaget.  Sama seperti di Amerika Serikat, di Kolombia operasi plastik ini sudah menjadi hal teramat sangat umum, orang-orang terutama para wanita, secara blak-blakan membicarakan dan melakukannya, mulai dari remaja hingga usia paruh baya. Dia pun akhirnya membuat “pengakuan”, seandainya dia tidak hamil lagi, dia sudah berniat ingin operasi pembesaran payudara dan perapihan vagina. Dia tanya pendapat saya bagaimana. Saya bilang kalau menurut saya tidak ada yang jelek dengan penampilannya, tapi itu terserah dia, dan sebetulnya ada orang yang lebih tepat lagi untuk ditanyai pendapat, suaminya.

Besoknya saya keluar lagi, kali ini sendirian saja naik taksi. M yang waktu itu sedang ada di mine site minta dibelikan beberapa vitamin, jadi saya pergi ke apotik besar yang katanya tak jauh dari apartemen kami. Ketika taksi memasuki jalan di mana apotik itu berada, saya disuguhi pemandangan luar biasa… Di jalan sepanjang kira-kira 3 km itu berderet beraneka macam klinik kecantikan! Mereka menawarkan perawatan/prosedur mulai dari yang standar seperti yang biasanya ditawarkan spa atau salon, perawatan medis standar seperti ahli kulit/dermatolog, bedah gigi/mulut, ahli nutrisi/diet, sampai ke segala macam operasi plastik, dari yang umum seperti operasi hidung dan payudara, sampai ke yang spesifik seperti perapihan vagina seperti yang Irma ceritakan kemarin..! Dan semua tanpa sungkan-sungkan dicantumkan di papan nama klinik-klinik tersebut.

IMG_8518IMG_8522IMG_8523IMG_8529

Belakangan saya tahu ternyata Kolombia termasuk daftar 5 besar negara di dunia ini yang paling banyak melakukan prosedur operasi plastik (per kapita jumlah penduduk). Bagi wanita Kolombia di Barranquilla, panutannya siapa lagi kalau bukan Sofia Vergara dan Shakira, selebritis Amrik asal Kolombia yang sudah mendunia. Meski aslinya mereka ini sudah cantik dan seksi di atas rata-rata, tapi demi tuntutan Hollywood (semua bagian badan kecuali payudara harus super kurus), permak sana sini pun dilakukan. Dan kedua wanita ini memang asli orang Barranquilla (setiap minggu pasti saya lewat apartemen bapaknya Shakira dan SMA tempat Sofia Vergara dulu sekolah). Selain itu dengan biaya yang jauh lebih murah (50% s/d 70 % lebih murah) dibandingkan hal yang sama di negara lain seperti  Amerika Serikat dan Australia, belakangan menjadi tren untuk melakukan medical tourism di negara ini. Pelakunya terutama para wisatawan dari Amerika Serikat yang jaraknya memang cukup dekat ke Kolombia, jarak penerbangan terdekatnya kalau tidak salah dari kota tempat saya tinggal, Barranquilla, ke Miami, Amerika Serikat hanya dua jam penerbangan.

IMG_8526IMG_8516IMG_8515IMG_8510

Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa saya antipati dengan yang namanya operasi plastik, atau menganggap operasi plastik adalah hal yang negatif. Saya yakin pada dasarnya setiap orang punya keinginan untuk selalu memperbaiki diri, mempercantik diri. Itu sudah sifat alami manusia, menuju perubahan yang lebih baik, apalagi jika kaitannya dengan tingkat kepercayaan diri. Hal yang membuat saya terkaget-kaget (culture shock #8) adalah saya tidak menyangka di Kolombia ini betapa blak-blakannya hal itu dibicarakan dan dilakukan, seolah-olah sedang bicara harga cabe dan bawang terkini. Dalam hal urusan pencitraan fisik (body image) saya pikir Kolombia ini sudah sangat Amerika (wajarlah…, orang tetanggaan koq..) Apa saya mau melakukannya..? Sepanjang masih takut jarum, darah, dan dompet kering (muahallll euy!!!), tidak. Pendapat saya tentang orang yang melakukannya? Tidak ada komentar, sama sekali bukan urusan saya…

IMG_8514IMG_8513

Bersambung…

Advertisements

57 thoughts on “(020) More than skin deep…

  1. Ahh baru pengen nulis soal operasi plastik ini Em😀 Temen aku orang Brazil bela2in dong pulangnke Brazil cuma buat operasi
    Kupingnya azaaa…pdhl menurut aku ga ada yg salah dengan bentuk kupingnya😀😀😀

    Like

    • Bapaknya keturunan Lebanon, ibunya keturunan Spanyol. Di Kolombia ternyata banyak juga imigran dari timur tengah, entah itu yg muslim, kristen, atau yahudi… Mereka kayaknya imigran gelombang baru2 ini aja, dibandingkan keturunan Afrika atau Eropa yg sudah ada di sana sejak bbrp abad sebelumnya….

      Like

  2. tulisan digambar terakhir ngakak bngt hahaha
    aku aja prnh kaget waktu denger temen mamiku (udah 60thn) operasi kelopak mata yg udah turun sampe 30 juta kak, duh mending beli emas buat diwarisin ke anak cucunya deh 😆
    anyway aku juga no komen ttg org2 yg melakukan operasi demi kecantikan ini,, toh uang mereka dan menyangkut kepercayaan diri mereka juga hehe.. akuu cuma mikir sakitnya kaya gimana pas dioperasi dan pas bayarnya hahaha

    Like

    • Kan no pain no gain..😬
      Yah gitu deh Mey…, kalo kaitannya sama rasa pede, susah diukur dengan uang…, jadinya ya relatif, menurut kita mahal, menurut pelaku oplas mungkin mahal juga tapi senang dgn hasilnya kan jadi bikin happy dan pede…, biar saldo tabungan berkurang banyak…😄 Pengaruh lingkungan kuat juga loh…, apalagi kalo mentalnya kurang kuat jadi aja ikutan karena gak mau dibilang katrok…

      Like

  3. Yah ternyata si Sofia plastikan Em padahal aku suka sama dia. Hmm, gimana ya perasaan orang yang operasi plastik? Jadi mikir apakah anaknya si Krisdayanti yang sekarang jadi cantik banget itu ngga krisis identitas tiap pagi lihat orang lain dikaca?

    Dan yang ngga ngerti kenapa ada perempuan yang vaginoplasty? Yang lihat kan hanya partnernya ya 🙂

    Tapi memang beberapa perempuan punya complex yang susah dimengerti sih.

    Like

    • Kalo kata orang sekampungnya, si Sofia Vergara itu aslinya emang seksi banget…, badannya kayak gitar Spanyol katanya…apalagi kalo dilihat ukuran payudaranya yg di atas rata2.. Cuma pas masuk Hollywood yg sukanya badan kurus banget tapi dada harus besar, dia mulai sedot lemak sana sini, kecuali yg di dada tentunya…😝😝😝

      Like

  4. Aku kaget baca postingan ini.. Sebegitu terbukanya yaaa tentang operasi plastik. Well, aku sih nggak antipati yaaa. Kan kondisi tubuh manusia beda-beda.

    Aku ngebayangin sakitnya terus perawatannya. Ampuuun. Beauty is pain bener adanya buat mereka. Bukan badan aja yang pain, dompet juga Hwehehehe.

    Aku baru tau di Itali masuk urutan no. 3. Wheeeeew

    Like

  5. Soal surgery-surgery jadi keinget sama film American Lady Mbak! Ditonton ya Mbak! 🙂 Surgerynya lebih parah lagi, sang klien minta Mrs. V-nya disurgery lebih tertutup dan Puting Susunya dihilangkan macam Barbie… Ah… gegara surgery-surgery jadi keinget film ini… Film yang recommend.

    Salam! Ditunggu tanggapannya tentang film ini ya Mbak!

    Like

  6. Ha ha ha… lain Kolumbia, lain Arabia…. kalo suami saya waktu pertama kali dateng ke apotik untuk beli vitamin, sama penjualnya malah ditawarin viagra…. 😈

    Like

  7. Loh aku kira Sofia dari MExico (stereotyping bgt ya) Tapi memang dia cakep dan molek banget ya. Aku juga suka Shakira.
    Hmmm, pasti culture shock banget ya denger temen2 ngobrolin soal pastic surgery kaya ngobrolin beli baju:)

    Like

    • Sebelum ngalamin tinggal di Kolombia, aku pikir Shakira tuh orang Mexico juga…hehehe.. Ya, emang itu culture shock yg dahsyat buatku… Dan lucunya aku mesti tetep berekspresi muka sopan/netral/biasa aja seajaib apapun para wanita ini cerita tentang operasi plastiknya…hehehe..

      Like

  8. wah wah itu kan kalau operasi plastik banyak dampaknya ya? misal nih kalo dah operasi wajah atau hidung kan gak boleh kena panas matahari terik dll kan yaaa…jadi kan hidup jadi ribet ..coba sekali operasi saja selesai dan tak ada perawatan nah itu baru masuk akal.. anyway ..kalau budaya Indonesia mah masih jauh sih.. operasi bibir sumbing aja masih kesusahan disini apalagi yang cuma demi keindahan gitu……….

    Like

  9. Waaah, baru tahu kalo operasi plastik di Kolombia itu udah hal yg biasa. Tapi operasi plastik serem kakak :(. Sempat ngeliat proses operasi plastik heboh-nya orang Korea di inet, kayaknya sakiiiitt bgt pasca operasi, perawatannya jg susah. Yah, tp orang punya pilihan sendiri-sendiri sih…

    Like

    • Emang bener demikian adanya… Aku juga jadi tambah takut sama yg namanya operasi plastik gara2 lihat dokumentari soal itu yang dengan gamblangnya ngeliatin semua tahapan2nya..whoaaaaa… Takut ah.. Tapi ya itu tadi, tiap orang kan pilihannya beda2, selama tidak mengganggu ketertiban umum sih ya biarin aja..

      Like

    • Wah jangan salah, kalo di Kolombia cewek cantik tuh pasaran saking banyaknya.. Tapi karena kiblatnya Hollywood yang semua penduduknya ogah banget jadi tua.., jadinya begitu ada yg “turun” dikit langsung harus “diperbaiki”..hehehe..
      Makasih ya udah follow blog-ku..

      Like

  10. biasanya yg oplas..tuanya jd aneh..liatnya hehe..ga natural..btw mpok atiek itu oplas jg ga ya.. dr dulu suka penasaran sm bentuk hidungnya:))
    korea no 1..gak heran..opa opaaa..saranghae..tp imitasi semua wajahnya.
    pernah nonton jg film2 ttg surgery gini..horor ah liatnya..ngerasain bedah sesar aja..ga ketulungan sakitnya..:s

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s