Day 10: What’s your most embarassing moment..?

Apa momen yang paling memalukan buatmu..?
Saat itu di Charters Towers Australia tahun 2010. Saya dan M sedang berlibur bersama ibu dan adik saya. Ceritanya ini kunjungan balasan seorang besan, karena di tahun sebelumnya orang tua M yang datang berkunjung ke Indonesia.
Liburannya sendiri berjalan lancar. Keluarga saya sangat menikmatinya. Keluarga M juga menyambut baik kehadiran keluarga saya. Selama liburan tersebut kami tinggal di rumah orang tua M di kota Charters Towers. Kami berwisata ke tempat-tempat lokal di Charters Towers, Townsville, dan Brisbane.
Nah.., singkat cerita, liburan berakhir. Kami semua harus kembali ke Indonesia. Rute pulang saat itu adalah Charters Towers-Townsville naik mobil sewaan (M yang menyetir), Townsville-Brisbane dan Brisbane-Singapura-Jakarta naik pesawat. Penerbangan dari Townsville itu sekitar jam 3 siang, jadi kami harus berangkat dari rumah pagi sekitar jam 10.
Kami semua berpamitan ke keluarga M. Ketika itu keluarga besar M juga datang untuk mengucapkan selamat jalan, bahkan ada yang memberikan cinderamata. Perhatian mereka sangat mengharukan. Dan berangkatlah kami menuju bandara di Townsville yang berjarak 130 km, sekitar 1.5 jam berkendara.
Setelah kira-kira 1 jam, kami berhenti dulu di pom bensin. Ketika M sedang sibuk mengisi bensin, koq saya jadi lupa-lupa ingat, jam berapa persisnya penerbangan dari Townsville itu. Jadi saya ambil lembar itinerary penerbangan Qantas. Setelah dicek, ingatan saya ternyata benar, jam sekian.. Tapi ketika tak sengaja saya baca hari dan tanggalnya, ternyata…, jadwal kami berangkat itu baru besoknya !!! Saya langsung…: Haaaa!!!
Saya baca berulang-ulang.. Dan saudara-saudara.., ternyata saya sudah salah kasih informasi ke para travel mate (M, ibu, dan adik). Ini ceritanya saya yang jadi travel organizer, karena memang saya sudah sangat sering mengatur perjalanan. Baca ya: Sangat Sering.. Walahhhh..!!!
Ya sudahlah.. Saya kasih tahu semua orang di mobil.. Ibu dan adik cuma melongo.. M berkali-kali tanya: “Are you sure..? Are you sure..?” Saya bilang (sambil malu..): “Yakin.., haqul yakin..” Akhirnya kami semua cuma bisa cengar cengir tak jelas di mobil. Itu sebetulnya tinggal setengah jam lagi ke bandara, tapi kami memutuskan balik ke rumah orang tuanya M. Dan M langsung telepon orang rumah dan bilang kami tidak jadi berangkat hari itu.. Saya bisa dengar ibunya M tertawa geli di telepon mendengar kejadian itu.
Sesampainya di rumah, beberapa orang keluarganya M masih ada di situ pula.. Yah.., apeslah saya jadi “breaking news” di hari itu.. Ingin rasanya saya tutupi muka ini seperti foto sang beruang di atas. Salah seorang keluarga M sempat bilang begini: “It’s okay.. It happened to my friend too. He was already at the check-in counter in the airport when he realized his schedule was actually in the following week..” Hehehe.., lega.., ada yang lebih parah ternyata.. Tapi tetap saja saya merasa malu..
Besoknya kami berangkat.. Sebelum pergi, sambil bercanda M tanya lagi ke saya: “Are you sure it’s today, darling..”
Duh.., nasib jadi travel organizer yang kurang konsentrasi..

Advertisements

15 thoughts on “Day 10: What’s your most embarassing moment..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s