Day 11: What’s one thing that you would never change about yourself..?

Apa hal tentang dirimu yang tidak akan pernah kamu ubah..?
Jawabannya simpel saja: warna rambut
Alasan pertama, pada dasarnya saya memang bukan tipe orang yang suka mengikuti tren mode dan kecantikan serta sejenisnya. Tapi entah kenapa dari zaman saya kuliah selalu ada saja orang yang menyarankan saya untuk mewarnai rambut. Mohon ini tidak ditafsirkan bahwa saya tidak suka orang-orang yang mewarnai rambut ya. Alasan kedua, saya tidak tahan dengan bau pewarna rambut. Beberapa kali saya menemani teman ke salon untuk mewarnai rambutnya. Pernah juga melihat teman yang mewarnai rambutnya sendiri di rumah. Sebetulnya banyak produk perawatan/kecantikan rambut yang saya tdak tahan baunya, termasuk produk untuk mengeriting rambut.
Dipikir-pikir lagi, mungkin saya ini trauma dengan bau produk perawatan rambut di salon. Di tahun pertama kuliah, karena terpengaruh teman, saya keriting rambut di salon. Saya pikir, gampang…, tinggal gulung rambutnya, terus disemprot obatnya, 5 menit menunggu, jadi deh keriting. Dan saya salah besar..! Dikeriting itu ternyata lama sekali, sampai 3 jam saya duduk di salon, dengan bau obat keriting yang menyengat! Kenapa saya dulu itu tidak tanya-tanya dulu ya.. Heran.. Untung hasilnya keriting yang bagus. Tapi sejak saat itu saya memang jadi jarang ke salon. Setahun 3 kali itu sudah paling sering.
Warna rambut saya sendiri standar saja, hitam, seperti umumnya orang Asia Tenggara. Saat ini panjang rambutnya sepinggang. Tapi pernah juga warnanya tak sengaja jadi kemerahan jika tertimpa sinar matahari. Ini gara-gara saya pakai shampoo merk Clear yang waktu dulu itu baru ada (saya bayangkan formula kimianya mungkin masih kuat). Tapi begitu kembali ke shampo andalan, Sunsilk, semburat kemerahannya hilang.
Saya perhatikan 10 tahun belakangan ini tren mewarnai rambut di kalangan orang yang aslinya berambut hitam/gelap semakin banyak dilakukan. Bahkan warnanya pun sudah lebih bervariasi. Tidak aneh sekarang melihat orang dengan rambut ungu misalnya, meskipun cuma sebagai highlight, bukan warna keseluruhan rambut.
Yang menarik bagi saya, beberapa teman yang suka mewarnai rambut itu (dan kadang menyarankan saya mewarnai rambut juga) adalah perempuan berjilbab. Jadinya ‘kan saya balik tanya ke mereka, untuk apa repot-repot mewarnai rambut, toh rambut mereka ditutupi. Jawabannya: untuk kepuasan diri saja.. Baiklah..(sambil manggut-manggut antara paham dan masih heran..)
Ada juga yang mewarnai rambut untuk menutupi uban. Sejauh ini rambut saya tak pernah beruban. Tapi kan sekarang umurku masih 42 tahun, mungkin besok-besok bakal beruban juga.. Apakah saya akan mengecat rambut agar uban tidak terlihat..? Saya rasa tidak. Saya masih enggan membayangkan setiap prosesnya (dan baunya..)

Advertisements

12 thoughts on “Day 11: What’s one thing that you would never change about yourself..?

  1. Aku juga pernah cat rambut mbak Em, jaman masih under 20 dan 20an lol. Padahal rambutku yang item bgt gitu jdinya yaaaa.. cepet ilang deh cat rambutnya. Eh, di keriting emang lama dan baunya “serem” mbak Em. Tapi syukurlah hasilnya bagus ya… walaupun bikin kapok 😉

    Like

  2. Akupun nggak tahan sama bau obat pewarna rambut dan nggak betah lama2 di salon (walaupun lumayan sering ke salon)…pernah ngewarnain rambut 2 kali tapi karena dulu warnanya hitam legam jadi pewarna rambutnya malah kalah, jadi harus dibleaching dulu… sigh, bosen nunggunya…
    Sekarang malah rambutku secara alami berwarna……… makin keperakan *baca uban*, hahaha…. malah kepikiran mau ngewarnain rambut lagi buat nemenin si perak2 itu.. jadi bukannya menutupi biar ada kesan ombre gitu deeeh… hahaha kecentilan

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s