The “F” warning: Once in, never out

A recent post by a fellow blogger Yayang Neville reminds me of an illustration that I got somewhere anonymously which I think it would suit her post perfectly. And..here it is! IMG_8002 I believe that in general this applies in all kinds of social media we got today. So…, Warning ! Once in… NEVER OUT !

Advertisements

38 thoughts on “The “F” warning: Once in, never out

  1. Aku pernah cuti FB sebulan (pernah kutulis diblog ini). Bener2 ga ngintip. Awalnya karena jengah karena aku selalu disudutkan teman masalah agama2 gitu deh. Trus karena juga mau fokus belajar buat ujian bahasa Belanda. Eh setelahnya jadi beneran jarang buka FB. Males karena sekalinya buka, tetep aja status yang bersliweran di wall ku nyudut2in agama dll. Mending baca2 blog aja sekarang atau ngerumpi2 sama tukang gorengan, lumayan dapat gorengan gratis sesekali *lohh

    Like

  2. Aku masih nih mainan wlpn fb sempat lama vakum..depends kalo lagi ada event keluarga or temen2 reunian ya liat2 pantau timeline. Aku stop path abisnya pusing kebanyakan sosmed mba.

    Like

  3. Wah keren perumpamaannya, kayak orang masuk labyrinth susah keluar👍👍👍
    Ngomong ngomong soal labyrinth ngeri ya ngebayangin ga bisa keluar, btw sampai saat ini aku belom pernah masuk labyrinth yg bener bener dari tanaman, tinggi, berkelok kelok, kayak dongeng putri maen ucing sumput ama pangeran hahaha,
    Untuk sementara klo masuk rumah kaca anggap aja masuk labyrinth😁

    Like

    • Di Taman Bunga Nusantara Cipanas – Cianjur ada loh labyrinth beneran, dibuat dari semak-semak tinggi yang dipangkas.., gak seluas dan seheboh yg di istana negeri dongeng gitu sih tapi lumayan bingung juga nyari jalan keluar..hehehe

      Like

  4. Aku masih in mbak, sempat deactivated ditanyain tman2 kenapa? Masih in alasannya aku tulis di Blog, jadi polisi ngawasin apa2 yg diposting adik2 sepupu dan keponakan yg masih abg krn ortu mreka ga punya socmed 🙂

    Like

    • Semua yg komentar di post ini kayaknya emang gitu, Non.. Masih punya akun medsos (FB dalam hal ini) dengan frekuensi dan kepentingan yg berbeda-beda.. Santai aja, ilustrasi di atas cuma buat lucu-lucuan koq..hehehe

      Like

    • Certainly you can. A friend of mine deleted her FB account cause she said she got sick of it. But now she’s on IG and Path😄 So, once being in the social media, I guess no one would really get out of it😉

      Like

  5. Pingback: Eventually “out”… | Crossing Borders

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s